Sabtu, 22 Desember 2012

Dipenghujung Waktu (Catatan Akhir Desember)


Hari padaku yang menggila
gelapnya kian pekat menyelimutiku..
Beribu arloji telah jatuh tak sabar mengubur masa,
Apakah waktu sebenarnya hanya luka?
Senja yang kini mendesak bagai kutukan yang mendatangiku..
Siksa dari segala penjuru yang menghempas kedalam dadaku..
Terus menerkam dan memangsa jiwaku seperti binatang buas..

Jauh disuatu sudut dalam hatiku
telah menanti mereka yang menunggu,
Mereka yang menyelamatkan, dan juga yang memangsa jiwaku..
Mereka yang kuwakili siksanya atas kelemahan diriku sendiri..
Bila tahun-tahun kemudian mengatupkan gerbangnya
Maka segeralah senja ini akan penuh dan titik sinar matahari terakhir jatuh,
lalu kutukan itu datang membinasakan diriku menjadi abu,
Pada akhirnya kita tak senantiasa bersama..

Tiap kali Desember akan usai adalah menunggu,
Kini senja menghabiskan waktuku
Waktu untuk menyatakan pembebasanku,
tapi juga menyatakan serapah malu dan kecut hatiku..
Kini telah kupilih mereka yang menunggu
dan orang-orang yang aku kasihi,
Kuselamatkan jiwaku sebab takuktku
pada hari yang tak memerdekakan hatiku…

Jumat, 14 September 2012

Selamanya


Selamanya kata-kata akan jadi abu,
Dari enam tahun pertemuan kita itu
Dua ribu matahari jatuh ke tanah,
Tiga ratus pekan tenggelam
dalam hari yang mati..
Mengurai pedih cinta pada kekasih,
Menghayati arti Sejati dalam kesendirian..

Malam yang datang pelan-pelan,
Kemudiannya adalah pesona dalam kesunyian yang pucat..
Hari itu tetap kita kenang sebagai kehangatan suka-cita,
Namun begitulah kita harus menyerah pada hukum-hukum hari..
Kehidupan masa datang yang menjadi asing,
Mengantarkan kita pada kotak-kotak waktu..
Menjadikan sekat masa antara dulu, kini, dan esok..
Ooh.. andai kita punya mantra...

Mantra penangkal kutuk waktu yang hitam kelam,
Mantra penghapus kebencian pada yang sudah-sudah..
Mantra yang mendamaikan perasaan kita
Penawar dari segala penawar,
Hingga kita tak lagi berdoa bila berdiri dalam sunyi
Dan tak ciut melihat masa yang purba..

Selamanya akan tentram menunggu seluruh usia,
Menghitung ketidak-pastian dan bahagia..
Hanya mantra itu yang akan jadi penawar,
IKHLAS...