Sabtu, 22 Desember 2012

Dipenghujung Waktu (Catatan Akhir Desember)


Hari padaku yang menggila
gelapnya kian pekat menyelimutiku..
Beribu arloji telah jatuh tak sabar mengubur masa,
Apakah waktu sebenarnya hanya luka?
Senja yang kini mendesak bagai kutukan yang mendatangiku..
Siksa dari segala penjuru yang menghempas kedalam dadaku..
Terus menerkam dan memangsa jiwaku seperti binatang buas..

Jauh disuatu sudut dalam hatiku
telah menanti mereka yang menunggu,
Mereka yang menyelamatkan, dan juga yang memangsa jiwaku..
Mereka yang kuwakili siksanya atas kelemahan diriku sendiri..
Bila tahun-tahun kemudian mengatupkan gerbangnya
Maka segeralah senja ini akan penuh dan titik sinar matahari terakhir jatuh,
lalu kutukan itu datang membinasakan diriku menjadi abu,
Pada akhirnya kita tak senantiasa bersama..

Tiap kali Desember akan usai adalah menunggu,
Kini senja menghabiskan waktuku
Waktu untuk menyatakan pembebasanku,
tapi juga menyatakan serapah malu dan kecut hatiku..
Kini telah kupilih mereka yang menunggu
dan orang-orang yang aku kasihi,
Kuselamatkan jiwaku sebab takuktku
pada hari yang tak memerdekakan hatiku…